Tak banyak yang harus dilakukan dikala kesedihan datang mendera.
Ada kalanya kita diam untuk merenung. Menenangkan diri sambil mencari solusi untuk menyelesaikan yang telah terjadi.
Ada kalanya juga kita harus bertindak dengan bersikap tegas , meski dianggap orang keras.
Dalam hidup ini kita harus tegas, tegas bukan berarti bringas atau sikap yang tak pantas. Tetapi tegas itu dalam arti bijak, bijak bersikap memberi solusi.
Disepanjang perjalanan ditanah orang (tempat perantauan) sudah terlalu banyak kutemui kegagalan demi kegagalan. Cobaan demi cobaan, namun saya terus melangkah sambil belajar untuk lebih baik lagi.
Dunia ini kejam, ya sangat kejam malah jika diperhatikannya dengan seksama. Apalagi orang yang merantau harus tahan banting, harus kuat seperti besi jangan loyo. Kalau loyo ya habislah jangankan hidup kalau tidak kuat menahan beban pasti mati.
Jangan mudah terpengaruh dengan lingkungan. Banyak yang hancur karena pengaruh lingkungan. Kita harus tahu diri, kita itu siapa? Jangan karena untuk menghargai teman kita mengorbankan segalanya. Kita harus bisa memilah mana yang mestinya dibantu mana yang tidak!.
Kita diberangkatkan orangtua keperawatan dengan doa yang tulus. Dengan tujuan kita lebih baik lagi dari mereka. Supaya kita memiliki pengetahuan yang lebih luas dari orangtua kita. Jika kita nodain dengan berperilaku tidak baik diperantauan, apakah orangtua kita senang? Apakah mereka akan bahagia mendengar itu? Mungkin tidak ,justru mereka akan sedih !
Saya tidak dapat membayangkan jika itu terjadi padaku. Saya sering melihat orang-orang yang tidak peduli dengan hal seperti itu. Saya membayangkan kalau itu terjadi padaku. Ketika saya ga peduli pada diriku sendiri, bagaimana perasaan kedua orangtuaku! Pasti mereka sedih.
Maka dari itu saya lebih baik menghindari hal-hal yang membuatku nantinya terpengaruh. Lebih baik aku memiliki teman sedikit tetapi baik dari pada memiliki banyak teman tetapi menjerumuskan.
Anak rantau harus bisa tahu diri, siapa dirinya. Sebab ada pepatah mengatakan "sesakit-sakitnya dihadapan orangtua, lebih sakit lagi jauh dari orangtua". Jadi bijaklah bersikap agar mendapat berkah.

No comments:
Post a Comment